SOROTAN
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Mereka yang Bekerja, Dunia yang Berjalan
Selamat Hari Buruh
Di sudut kota, ada yang merapikan seragam sebelum berangkat. Di tempat lain, ada yang menggulung spanduk dengan hati-hati, memastikan setiap huruf bisa terbaca lantang di jalanan. Sementara itu, sebagian lagi hanya duduk di beranda, menyeruput kopi, dan diam-diam bertanya:
“Apakah hari ini, kerja kami akhirnya benar-benar dihargai?”
![]() |
| Hari Buruh 01 Mei. |
Hari Buruh bukan sekadar tanggal di kalender. Ia adalah jeda kecil di tengah hiruk-pikuk produktivitas—sebuah momen untuk menoleh, melihat tangan-tangan yang lelah tapi tetap bertahan, dan langkah-langkah yang tak selalu mendapat tepuk tangan.
Kita sering merayakan hasil, tapi lupa menghormati proses. Padahal, dunia ini berdiri bukan hanya karena ide besar, tapi juga karena kerja-kerja sunyi yang tidak sempat disebutkan namanya.
Maka 1 Mei datang seperti pengingat yang sederhana, tapi jujur: bahwa di balik setiap kemajuan, ada keringat yang tidak pernah tampil di panggung.
Selamat Hari Buruh.
Untuk setiap lelah yang tidak sempat dikeluhkan,
untuk setiap usaha yang tidak selalu terlihat,
dan untuk setiap harapan yang terus dikerjakan—diam-diam, tapi tidak pernah sia-sia.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
POPULER
Menjemput Berita, Menembus Waktu
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Dari Headline ke Timeline
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Sekho Mangarek: Menyimpan Kampung Halaman dalam Lagu
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Jurnalisme Copy-Paste dan Resiko Bagi Publik
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Dari Tinta ke Piksel
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Untuk Siapa Berita Ditulis?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Masih Mencari...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
All Rights Reserved

Komentar
Posting Komentar