Langsung ke konten utama

SOROTAN

Orang-Orang yang Tak Terlihat

(sebuah novel)

Biasa, Namun Luar Biasa

 Catatan Kecil untuk Guru di 2 Mei

Hari ini, 2 Mei, ada satu hal yang pelan-pelan mengetuk ingatan: suara kapur di papan tulis, aroma buku yang baru dibuka, dan seseorang yang berdiri di depan kelas—tidak selalu sempurna, tapi selalu hadir.

‎‎Guru.

‎‎Mereka jarang masuk headline. Tidak viral. Tidak ramai dipuji. Tapi diam-diam, mereka seperti akar—tidak terlihat, tapi menentukan tegaknya pohon.

hari pendidikan nasional 2 mei
Hari Pendidikan Nasional

‎‎Saya teringat satu momen sederhana: seorang guru yang tidak marah saat saya salah, tapi justru bertanya.

‎“Kamu paham di mana bingungnya?” 

‎Pertanyaan kecil itu ternyata lebih besar dari sekadar jawaban. Ia mengajarkan cara berpikir, bukan sekadar menghafal.

‎‎Hari ini, 2 Mei, kita menyebutnya Hari Pendidikan Nasional. Tapi sesungguhnya, ini hari tentang orang-orang yang sabar menyalakan lampu, satu demi satu, di kepala kita yang dulu sering gelap.

‎‎Mereka tidak hanya mengajar pelajaran. Mereka mengajar ketekunan, rasa ingin tahu, dan kadang—tanpa sadar—mengajar kita menjadi manusia.

‎Lucunya, banyak dari kita baru benar-benar paham arti seorang guru… setelah kita tidak lagi duduk di bangku kelas.

‎‎Jadi hari ini, kalau sempat, kirim pesan. Ingat nama mereka. Sebutkan. Karena mungkin bagi kita itu sekadar ucapan, tapi bagi mereka, itu seperti menemukan kembali alasan kenapa dulu memilih jalan ini.

‎‎Untuk para guru: yang lelah tapi tetap datang, yang sabar meski sering diuji, yang percaya pada muridnya, bahkan saat murid itu belum percaya pada dirinya sendiri—

‎Terima kasih.

‎‎Kalian mungkin terlihat biasa. Tapi dari tangan kalian, lahir begitu banyak hal yang luar biasa.

‎‎Selamat Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei.





Komentar

POPULER