Langsung ke konten utama

Postingan

SOROTAN

‎Mengenal Iklan dan Berita di Media

Percakapan tentang etika pers, kejujuran informasi, dan kepercayaan publik.
TERBARU
 18 Kursi Mayoritas dan Suara yang Belum Terdengar

18 Kursi Mayoritas dan Suara yang Belum Terdengar

Delapan belas dari 25 kursi DPRD Kota Tomohon berada di tangan PDI Perjuangan dan Gerindra. Angka itu cukup besar untuk menentukan arah banyak keputusan politik. Tetapi justru karena itulah pertanyaannya menjadi lebih penting: apakah 18 kursi tersebut hanya kuat dalam jumlah, atau juga kuat dalam menyuarakan kepentingan rakyat ? Sebab mayoritas bukan cek kosong. Setiap kursi membawa mandat, dan mandat rakyat semestinya tidak berhenti di balik pintu ruang sidang.

Tujuh Kursi Golkar dan Ujian Menjadi Suara yang Berbeda di DPRD Tomohon

Tujuh kursi bukan sekadar angka. Di ruang politik DPRD Tomohon, ia bisa menjadi suara penyeimbang—atau hanya menjadi tujuh kursi yang ikut mengangguk. Ada angka-angka dalam politik yang tampak sederhana, tetapi menyimpan cerita panjang. Tujuh adalah salah satunya.

Wartawan yang Tidak Kompeten Adalah Wartawan yang Sedang Menggali Kuburnya Sendiri

  “Kapanpun zamannya, wartawan dituntut harus kompeten. Yakni, berwawasan keilmuan, profesional dan beretika. Jika tidak, maka matilah jurnalisme ini.” — H. Rosihan Anwar (1922–2011)

Jangan Rusak Hari Ini karena Cemas tentang Hari Esok

Anda tidak dapat mengubah masa lalu, tetapi Anda dapat merusak masa kini yang sangat baik dengan mencemaskan masa depan.

Gratis untuk Rakyat: Janji yang Harus Dibayar Tunai

“Gratis” adalah kata paling manis dalam kamus politik—dan salah satu yang paling jarang ditagih setelah kotak suara ditutup. Traktor gratis, persalinan gratis, ambulans gratis: daftarnya panjang, niatnya (mungkin) baik. Tapi di balik setiap kata “gratis” selalu ada seseorang yang membayar. Pertanyaannya: siapa—dan siapa yang berani mengawasinya? 📖 DAFTAR ISI