Langsung ke konten utama

Postingan

SOROTAN

‎Mengenal Iklan dan Berita di Media

Percakapan tentang etika pers, kejujuran informasi, dan kepercayaan publik.
TERBARU
 Yang Tersisa

Yang Tersisa

Tiga tahun setelah Kawasan Kuliner Kakaskasen 2 menjadi bagian dari etalase pariwisata dan dikunjungi Menteri Sandiaga Uno, sebuah dek kayu kini lebih banyak ditemani rumput liar. Lokon tetap berdiri di sana, sementara sebuah pertanyaan tertinggal: setelah kamera dimatikan dan tamu pulang, siapa yang memastikan sebuah proyek tetap hidup?

Politik yang Dimengerti Rakyat Hanya Ada di Dapur

Politik bukan sekadar pidato dan angka di atas kertas. Bagi rakyat kecil, politik adalah harga kebutuhan, upah, pendidikan, dan harapan hidup yang lebih baik. MBG dan KDMP menjadi harapan jika benar-benar memberi manfaat.

18 Kursi Mayoritas dan Suara yang Belum Terdengar

Delapan belas dari 25 kursi DPRD Kota Tomohon berada di tangan PDI Perjuangan dan Gerindra. Angka itu cukup besar untuk menentukan arah banyak keputusan politik. Tetapi justru karena itulah pertanyaannya menjadi lebih penting: apakah 18 kursi tersebut hanya kuat dalam jumlah, atau juga kuat dalam menyuarakan kepentingan rakyat ? Sebab mayoritas bukan cek kosong. Setiap kursi membawa mandat, dan mandat rakyat semestinya tidak berhenti di balik pintu ruang sidang.

Tujuh Kursi Golkar dan Ujian Menjadi Suara yang Berbeda di DPRD Tomohon

Tujuh kursi bukan sekadar angka. Di ruang politik DPRD Tomohon, ia bisa menjadi suara penyeimbang—atau hanya menjadi tujuh kursi yang ikut mengangguk. Ada angka-angka dalam politik yang tampak sederhana, tetapi menyimpan cerita panjang. Tujuh adalah salah satunya.

Wartawan yang Tidak Kompeten Adalah Wartawan yang Sedang Menggali Kuburnya Sendiri

  “Kapanpun zamannya, wartawan dituntut harus kompeten. Yakni, berwawasan keilmuan, profesional dan beretika. Jika tidak, maka matilah jurnalisme ini.” — H. Rosihan Anwar (1922–2011)