Seandainya Waktu Bisa Diputar Mundur
Lahir awal 1970-an. Tahun 1985 adalah bagian dari masa muda yang pernah saya jalani. Kini, dengan bantuan AI, saya mencoba membayangkan kemb...
Baca selengkapnya
Lahir awal 1970-an. Tahun 1985 adalah bagian dari masa muda yang pernah saya jalani. Kini, dengan bantuan AI, saya mencoba membayangkan kemb...
Baca selengkapnya
El Niño 2026 bukan lagi sekadar peringatan. Kemarau memanjang mulai menekan ketersediaan air, pertanian, kesehatan, pangan, dan meningkatkan...
Baca selengkapnya
Pers disebut sebagai Pilar Keempat Demokrasi. Namun, di balik perannya menjaga kepentingan publik, masih ada wartawan yang berjuang untuk ke...
Baca selengkapnya
Berita buruk bukan selalu persoalan tentang bagaimana kita mengelola stres saat membacanya. Di balik bad news bisa tersembunyi bad policy: ...
Baca selengkapnya
Setiap kali reses datang, warga kampung kembali membawa harapan dan pulang membawa janji yang hampir sama. Jalan tetap rusak, air bersih sus...
Baca selengkapnyaTujuh kursi bukan sekadar angka. Di ruang politik DPRD Tomohon, ia bisa menjadi suara penyeimbang—atau hanya menjadi tujuh kursi yang ikut m...
Delapan belas dari 25 kursi DPRD Kota Tomohon berada di tangan PDI Perjuangan dan Gerindra. Angka itu cukup besar untuk menentukan arah bany...
“Kapanpun zamannya, wartawan dituntut harus kompeten. Yakni, berwawasan keilmuan, profesional dan beretika. Jika tidak, maka matilah jurna...
Politik bukan sekadar pidato dan angka di atas kertas. Bagi rakyat kecil, politik adalah harga kebutuhan, upah, pendidikan, dan harapan hidu...
Dari lumpur bencana hingga ruang sidang etik, si wartawan belajar bahwa menjadi wartawan berarti menjaga satu hal yang paling mahal: keperca...
Lima tahun kemudian, sepasang sepatu lama mengingatkan Enly bahwa wartawan boleh bersepatu bersih, tetapi keberanian dan kejujurannya harus ...